Feeds:
Tulisan
Komentar

Selamat pagi Jakarta

Bisa pagi ini sambil berangkat kekantor gw dengerin Radio Gen Fm. Di radio suara Ade Herlina dan Kemal dah ga asing bwt kuping gw. Kadang2 gw senyum2 sendiri denger banyolan ke dua orang itu, seger bgt.

Pagi ini Ade Herlina kasih tau Kemal kalo dia baru baca kolom gosip mengenai Kristina, yang penyanyi dangdut itu, yang lagi menggugat cerai Al Amin suaminya  karena ketauan minta perempuan  sama Sekretaris Daerah Kepulauan Bintan Adjirwan.

Ade Herlina : “Mal gw punya lho no. telponnya Kristina”

Kemal : “Serius Lo?”

Ade Herlina : “Bener. Gw mo telpon Kristina ah, bentar no nya lagi gw cari nih”

Kamal : ” Lo ngapain mo telpon dia? mo tanya kabar Al Amin?”

Ade Herlina : “Gak lah. Gw mo tau i-ring telponnya Kristina tuh lagu apa?” lo pengen tau gak?”

Gak lama setelah telpon tersambung  maka terdengarlah i-ring dari telpon Kristina :

Pacarku sayangilah aku,

seperti ku menyanyangimu,

Pacarku cintailah aku,

seperti aku cinta kamu,

tapi…….., kamu kok selingkuh,

tapi kamu kok selingkuhhhhhhhhhhhhhhh

Ternyata i-ring nya lagu Selingkuh dari Kangen Band.

wkwkwk ada2 aja.

bwt dora selamat pagi. How are u today?  (kali aja dora baca tulisan ini) hihihihi

Salut buat Massa

Sirkuit Hongaroring-Hongaria (Minggu 03/04/08) : Sayang keberuntungan tidak berpihak pada  Massa, saat sedang memimpin balapan,  Massa akhirnya harus keluar dari balapan setelah mesin mobil Ferrari yang dikemudikannya jebol 3 lap sebelum balapan usai.

Mengawali balapan di posisi-3, saat start di mulai Massa langsung mendahului Kovalinen diposisi-2 dan Hamilton diposisi-1 pada tikungan pertama. Meskipun Hamilton mencoba berusaha mempertahankan posisinya naman Massa terus menekan Hamilton kesisi kanan dan akhirnya pada tikungan ke dua ke kiri Massa bisa mendahului Hamilton dengan mulus.

Bukan hanya kru Ferrari aja yang bersorak gembira melihat Massa melibas Hamilton. Gw juga pasti seneng dong karena dengan Massa ada didepan, maka Hamilton akan kesulitan untuk memenangi balapan kali ini.

Kembali selepas Pit-1 maupun Pit-2 Massa masih tetap berada di depan Hamilton. Terlihat sekali  Hamilton berusaha keras untuk dapat mendekati Massa namun Massa tidak tinggal diam dengan terus memperlebar jarak.

Akhirnya apes menimpa Hamilton di lap-40. Karena terlalu memaksa memacu mobilnya, akibatnya setelah melindas serpihan di lintasan, ban mobil sebelah kiri depan Hamilton kempes, dan dia harus kembali ke pit untuk mengganti ban. Keluar dari pit Hamilton kehilangan posisi-2  melorot ke posisi-11. Akhirnya balapan di menangkan oleh Kovalinen, Timo Glock diposisi-2 dan Raikonen di posisi-3.

Salut buat Massa meskipun tidak dapat melanjutkan balapan, tapi dengan melakukan over taking di tikungan pertama itulah yang mengahambat Hamilton memenangi balapan. Gawat kalo Hamilton menang, makin sombong dia.

Apa yang terjadi dengan Kimi (the ice man)? apa Kimi sudah kehilangan motivasi untuk memenangi balapan? Kita lihat di balapan selanjutannya yang masih menyisakan 7 seri lagi.

Minggu (03/08/08) balapan F1 seri ke-11 di sirkuit Hungaroring, Hongaria akan di gelar. Hamilton yang dalam dua seri sebelumnya tampil dominan kelihatannya dalam balapan besok pun dia akan tampil bagus.

Terlihat dari hasil free practice II kemaren Hamilton berada di atas Kimi maupun Massa. Meskipun pada free fractice-1 Massa menduduki posisi teratas dan Kimi dibawahnya.

Melihat hasil latihan kemaren. gw dan pastinya pendukung Ferrari mulai cemas karena bukan tidak mungkin balapan besok Hamilton kembali menang dan mencetak kemenangan 3 kali berturut-turut.

Meskipun hasil balapan sulit bwt di prediksi, hehehe mudah2an aja keberuntungan tidak akan menjauh dari Ferrari. Go Kimi.

Bebeng

“Pak, dimana bpk sekarang?” tanya bebeng lewat telepon “Beng  gw sekarang tunggu lo dibawah jembatan layang Kebayoran Lama, klo lo dah lewat, pasti lo  liat gw disitu. Gw gak mau lo salah belok lagi” jawab gw. Benar kan, gak lama kemudian gw liat orang naik motor berboncengan sambil mengarahkan telunjuknya  ke gw dan itu pasti Bebeng. Lega rasanya hati gw melihat dia datang dan gw pasti bisa pulang ke rumah siang ini.

Sepulang kantor menuju rumah, mobil gw melewati polisi tidur yang cukup tinggi di Jalan Hang Jebat. Pas melewati polisi tidur tersebut gw mendengar suara benturan yang cukup keras dan sepertinya gardan mobil gw mentok ke polisi tidur.  Kemudian untuk meyakinkan apa yang terjadi gw turun periksa keadaan bawah kolong mobil namun sepertinya tidak terjadi hal yang serius. Karena  gw merasa ga ada hal yang serius maka gw lanjutkan perjalanan, ntar aja periksa lebih teliti sesampainya dirumah pikir gw.

Berbelok ke arah Pondok Indah pas di bawah jembatan layang Kebayoran Lama kali ini mobil gw melewati lubang yang cukup dalam dan suara benturan kembali terdengar. Akibat benturan kali ini mobil gw terasa berat sekali berjalan. Karena laju mobil terasa berat dan saat itu jalanan  macet maka gw langsung aja belokan mobil kebengel (Arteri Ban)  yang kebetulan tepat ada di sisi kiri jalan. Oleh karena saat itu sudah mendekati malam maka gw putuskan minitipkan mobil dibengkel tersebut dan keesokan harinya baru akan gw liat apa yang terjadi.

Ke esokan harinya  datang ke bengkel, mobil gw dah diangkat keatas sedang di teliti montir. Montir  kasih tau  kalo mobil gw per  belakang nya yang sebelah kanan patah dan gw bisa liat dari apa yang terjadi.

“Ya sudah ganti aja pak, bisa di cari ga daerah sini?” kata gw. “Iya pak tapi saya ga yakin kalo model per kayak gini ada disekitar sini, tapi saya coba cari dulu  di tukang per langganan saya” kata si montir.

Gak berapa lama pergi naik sepeda motor, montir yang tadi kembali dengan masih membawa per mobil gw yang lama. Kacau nih pikir gw, karena pasti montir tersebut tidak menemukan per pengganti bwt mobil gw.

“Pak per-nya gak ada, model seperti ini dia (tukang per kenalannya) gak punya stok” montir kasih tau gw, “bapak punya kenalan  tukang per gak?” lanjutnya.

Meskipun saat itu pikiran gw lagi kalut, entah bagaimana tiba2 aja gw teringat sama Bebeng, tukang per kenalan gw. Tapi gw gak yakin kalo dia juga punya per seperti yang gw cari dan alasan lain yang membuat gw ragu karena lokasi Bebeng begitu jauh dari posisi gw saat ini. Gw di Kebayoran Lama sedangkan Bebeng tinggal di daerah Parung Bogor. Kalaupun per itu ada, apa Bebeng mau dateng kesini dengan jarak yang beritu jauh?

Dengan perasaan  ciut gw coba dial nomor telpon Bebeng. “Halo Beng, Beng  per belakang mobil sebelah kanan gw patah, gw dah cari disini tapi gak dapat. Lo punya ga?” kata gw dengan harap cemas. “Ada pak… bpk ada dimana sekarang?” Tanya bebeng ” Gw  di Kebayoran Lama di Arteri Ban. Lo bisa dateng kesini ga?” jawab gw dengan penuh harap. “Bisa pak. bpk tenang aja.., bpk sms aja tepatnya dimana, sekarang juga saya langsung jalan pak” jawab Bebeng di ujung telepon.

Plong rasanya perasaan gw setelah Bebeng bilang dia punya per yang gw cari dan dia bersedia datang meskipun dengan jarak yang begitu jauh. Dengan lalu lintas  seperti saat ini, gw perkirakan Bebeng baru akan sampai sekitar lebih kurang 3 Jam kemudian.

Tepat perkiraan gw. Memang kenyataannya tidak mudah bagi Bebeng untuk menemukan keberadaan gw saat itu (Arteri Ban Kebayoran Lama). Beberapa kali dia salah belok sehingga akhirnya harus berurusan dengan polisi. Setelah di pandu beberapa kali,  akhirnya gw memutuskan untuk menunggu dia di bawah jembatan layang Kebayoran lama, karena dengan menunggu dibawah jembatan  gw bisa dilihat Bebeng dari berbagai arah.

Gw kenal Bebeng dari seorang teman  yang biasa menyerahkan urusan  kaki2 mobilnya sama Bebeng. Ternyata teman gw gak sia2 memperkanalkan gw ke Bebeng. Menurut temen gw Bebeng adalah seorang teman yang bisa  diandalkan kalau dia punya masalah. Terlepas dari urusan bisnis karena Bebeng berprofesi sebagai tukang per, tapi dari cara dia menolong gw dari kesulitan,  terbukti memang Bebeng temen yang bisa diandalkan.

Gw ga bisa bayangin kalo saat itu gw ga kenal Bebeng, mungkin mobil gw akan lama tinggal di bengkel hingga suku cadang pengganti diperoleh. Pastinya  mobilitas gw sehari2 bakalan terhambat mengingat gw gak mungkin pake kendaraan umum karena kendaraan umum belum bisa di akses oleh pengguna kursi roda seperti gw.

Sambil mengganti per mobil Bebeng tanya ke gw “pak kapan kejadiannya per ini patah?”. “Kemaren  Beng, sepulang kerja” jawab gw. Bebang meneruskan “kenapa bpk ga telpon saya kemaren, kalo bapak telpon saya dari kemaren…, jam berapa saja saya pasti datang” katanya

Sulit rasanya gw ngomong lebih lanjut, Bebeng memang orang yang baik hati.

Terima kasih Beng. Hari Sabtu besok(26/07/08) gw mo ketemu Bebeng tuk kenalin teman gw yang lain ke dia.

Lokasi Bengkel Per Bebeng : Jl. Raya Parung. Setelah pasar parung (kalo kita dari Ciputat mo ke Bogor) lewatin Parung Farm (sebelah kiri jalan) truz aja, nanti ketemu Pom Bensin (disebelah kanan jalan). Nah bengkel Per Bebeng ada di sebelah kiri jalan +/- 20 meter setelah pom bensin.

Gak sia-sia gw bangun jam 4 pagi (senin 21 Juli 2008) untuk nonton balap motor MotoGp di sirkut Laguna Seca Amerika Serikat.

Kali ini Rossi start dengan bagus sehingga meskipun Ducati yang di kendarai Stoner lebih kencang namun Rossi bisa memberikan perlawanan yang sengit buat Stoner.

Sejak Lap pertama Rossi sudah bisa langsung menyalip Stoner, trus mereka begantian saling salip, di trek lurus Stoner mendahului kemudian dibalas lagi oleh Rossi di tikungan, benar2 balapan yang enak dan mendebarkan untuk dilihat.

Tampak jelas Stoner kewalahan menghadapi Rossi di sirkuit model Laguna Seca. Trek di sirkuit ini lebih banyak di dominasi oleh tanjakan turunan dan tikungan yang tajam dan jarang sekali ada trek lurus yang panjang.

Ducati Stoner yang biasanya jadi raja di trek lurus jadi tidak berarti disini, mengahadapi The Doctor yang piawai menyalip ditikungan, benar2 bikin Stoner fustrasi.

Karena tidak bisa medahului Rossi akhirnya membuat Stoner kehilangan kesabaran. Disatu tikungan sekepas trek yang agak panjang Stoner mencoba menyalip Rossi namun begitu mendekati tikungan Soner terlambat menginjak rem sehingga dia agak melebar dan keluar lintasan truz jatuh di gravel.

Dengan jatuhnya Stoner selesai sudah persaingan keduanya karena otomastis Rossi melenggang sekencangnya mininggalkan Stoner hingga garis finish.

Salut bwt Rossi dan the doctor back in business.

Dalam balap mobil F1 kemarin (minggu 20 jul 2008) di sirkut Hochenheim Jerman, Kimi Raikkonen dari Ferrari cuma finish di urutan ke-6.

Mengawali start di posisi ke-6, Kimi di salip Kubica dari BMW di tikungan pertama. Selepas start Kimi terus tertinggal jauh dari pimpinan lomba Hamilton yang mengendarai Mc LarenMercedes. Melihat pembalap yang kita dukung tidak bisa berbuat banyak rasanya balapan menjadi kurang greget. Meskipun beberapa mobil saling salip, saling senggolan bahkan kecelakaan parah yang dialami Timo Glock dari Toyota menjadi kurang menarik untuk dilihat.

Sayang beberapa lap menjelang finish, Massa rekan setim Kimi di Ferrari seharusnya bisa menahan laju Hamilton selepas Hamilton keluar dari pit karena posisinya ada di belakang Massa sekitar 5 detik lebih.  Namun dengan mudahnya Hamilton melibas Massa tanpa  perlawanan sedikitpun dan gw sebagai pendukung Ferrari sakit  rasanya melihat adegan tersebut. Apalagi teman2 gw yang mendukung Mc Laren terus mengirimi SMS ejekan atas over taking yang dilakukan Hamilton atas Massa.

Berharap sih semoga balapan kedepan Kimi bisa lagi memenangi balapan dan kembali menjadi juara dunia hehehe

Maksud hati sih berangkat lebih pagi kekantor (jam6.30) selain bisa menghindari 3in1 juga supaya bisa tidur dulu dimobil sambil dengerin radio favorite (kantor baru buka jam 8.30).

Tapi apa yang terjadi sungguh diluar dugaan. Selepas jembatan Semanggi pagi ini macat parah  mobil cuma bisa bergerak meter demi meter dengan sepeda motor salip kiri salip kanan.

Penasaran ingin tahu apa yang terjadi maka cari deh radio Elshinta tuk mengetahui berita apa sebenarnya penyebab

kemacetan parah pagi ini.

 

Sang penyiar memberitahukan bahwa kemacatan tersebut diakibatkan adanya penurunan papan reklame yang akan roboh di daerah Tosari sebelum Hotel Indonesia,yang masih jauh posisinya dengan keberadaan ku saat ini. Kesal rasanya mengetahui apa yang terjadi.

 

Bisa di bayangkan kemaren aja (Kamis 17 Juli) ketika posisi papan reklame itu mulai miring akan tumbang kejalan. Jalan Jendral Sudirman sudah macet karena banyak dari pemilik kendaraan melambatkan kendaraannya ditempat kejadian hanya untuk melihat. Dan ketika hari ini papan reklame tersebut akan di turunkan dengan bantuan 2 mobil kren yang menghabiskan 1 jalur jalan maka macet yang diakibatkan nya makin parah.

 

Kadang kita bertanya dengan perasaan jengkel bagaima mungkin mereka2 yang bekerja itu diberi izin untuk menurunkan papan reklame tersebut pada pagi hari dan di saat jam2 kantor mulai sibuk? Kenapa pekerjaan itu tidak dilakukan saja besok hari (Sabtu) di saat kantor2 di sepanjang jalan Jendral Sudirman libur?

Bisa di bayangkan berapa banyak pemborosan waktu karena kemacetan parah seperti itu? Berapa banyak bensin yang terbuang dengan percuma, disaat harga bahan bakar tidak lagi dibilang  murah seperti saat ini?

Berapa banyak makian yang dilontarkan dari ribuan pengendara kendaraan bermotor saat terjebak kemacetan seperti itu?

 

Seharusnya  hal seperti itu bisa jadi pembelajaran bagi pihak Pemda DKI agar lain kali dalam mengerjakan sesuatu di area dengan lalu lintas yang begitu padat dipikirkan dengan matang. Sehingga tidak menggangu kenyamanan pemakai jalan di Jakarta ini yang makin hari makin padat.

 

Metro

Orang Cacat Keluhkan Fasilitas Busway
15 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dengan keringat di sekujur tubuh, akhirnya Yuni Astuti, 33 tahun, berhasil menjejakan kakinya sampai shelter Pintu I Senayan. Sepintas tidak ada yang aneh dari ibu ini. Namun, jika diamati lebih seksama, ternyata kaki kanannya buntung, sehingga ia membutuhkan tongkat untuk menyangga tubuhnya yang sedikit gemuk.Bukan hanya Yuni. Berdiri di sampingnya seorang ibu yang mengaku bernama Ariyani, 45 tahun. Sepintas, orang tidak akan tahu apa yang salah dari ibu ini. Ariyani, mengalami masalah pada penglihatannya. Meski sepintas kedua kelopak matanya seperti mata orang kebanyakan, tapi ia tidak mampu melihat.
Kedua wanita tersebut berasal dari Himpunan Wanita Penyandang Cacat yang hendak ambil bagian menikmati angkutan bus khusus yang Kamis (15/1) pagi diluncurkan Gubernur DKI Sutiyoso.

Keduanya bersusah-susah datang bukan karena hasratnya. Mereka diundang pihak pemerintah DKI untuk diajak sama-sama menikmati bus baru yang dipesan dengan harga sekitar Rp 850 juta per unit tersebut.

Yani mengeluh, setiap menaiki tangga jembatan penyeberangan, geraknya tak bisa lincah. Selain harus melawan desakan banyak orang, posisi tangga terlalu tinggi untuk orang cacat seperti dirinya. Ariyani juga sama merasakan sulitnya menuju busway. “Tangganya terlalu tinggi, bikin orang cepat capek,? katanya.

Penyandang cacat lain seperti Udin Komarudin, 33 tahun, tak mau ketinggalan antre naik busway. Pria dengan kursi roda ini mengaku bekerja di PT Hamanroko Enterprise, sebuah perusahaan kontraktor yang beralamat di Wisma Kyoei Prince Jalan Sudirman.

Menurutnya, usaha DKI memfasilitasi orang cacat tergolong lumayan. Udin bertempat tinggal di daerah Parung dan sehari-harinya berkendaraan sendiri untuk sampai ke kantornya. Ia berniat menggunakan busway jika operasinya sudah lancar. “Mungkin akan mencoba Sabtu dan Minggu dulu,? ujarnya.

Penyandang cacat yang juga naik kursi roda adalah Edwin, 42 tahun. Pria yang berkantor di sekitar Bendungan Hilir ini terpaksa diangkat keluar dari shelter Stasiun Kota oleh petugas. Ini karena, pintu khusus busway untuk penyandang cacat tidak bisa dimasuki kursi roda.

Edwin yang bertempat tinggal di Bintaro, memakai kursi roda karena kecelakaan pada 1997. Ia mengaku tidak sanggup mendorong kursi rodanya sendiri jika hendak menuju jembatan penyeberangan. “Kelandaiannya masih kurang, saya belum bisa,” katanya.

Edwin menyayangkan tidak adanya tempat khusus kursi roda di dalam busway. Menurutnya, hal ini membahayakan bagi pengguna kursi roda, lansia maupun wanita hamil. Meski begitu ia tidak akan berhenti untuk mencoba naik busway lagi.

Dewi Retno-Tempo News Room
 

 

Akhirnya

haha akhirnya dengan susah payah jadi juga ne blog

mudah2n dengan punya blog ini gw bisa cerita banyak

tentang segalanya. Sebenarnya ucapan terima kasih

harus gw tujukan bwt Suciamalia siswa dari MAN2 Padang

yang udah meng-inspirasi gw tuk memutuskan membwt blog

ini, karena tulis2an di blog dia lah yg membuat gw tertarik

juga untuk mencoba.

Tulisan Sebelumnya »